Senin, Januari 13, 2025
BerandaKOTA BANDUNGMeski Belum Normal, Plh Walikota Bandung Bersyukur TPA Sarimukti Kembali Dibuka

Meski Belum Normal, Plh Walikota Bandung Bersyukur TPA Sarimukti Kembali Dibuka

HAYOO.ID: Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sarimukti di Kecamatan Cipatat Kabupaten Bandung Barat (KBB) mulai hari ini Jumat (1/9/2023) kembali dibuka. Namun, pembukaan TPA Sarimukti belum dalam kondisi normal, jam oprsionalnya pun dibatasi hingga pukul 6 sore.

“Saya dapat informasi dari kepala DLH Jabar, hari ini mulai pukul 1 sudah mulai bisa bergerak (ritase sampah), cuma baru bisa sampai pukul 6 sore. lumayan lah dari pada tidak sama sekali,” kata Plh Wali kota Bandung Ema Sumarna di Balai Kota Bandung Jalan Wastukencana Jawa Barat Jumat (1/9/2023).

Ema menyebut, hingga saat ini sebanyak 13 ribu ton sampah di kota Bandung belum bisa diangkut pasca terjadinya kebakaran di TPA Sarimukti beberapa waktu lalu.

“Sedangkan di kita sudah tertahan 13.000 ton sampah walaupun terus kita coba kurangi, khususnya sampah organik, sedang kita timbun untuk diolah di lobang-lobang pengurai di TPS Tegalega,” ucapnya.

TPA Sarimukti
Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sarimukti di Kecamatan Cipatat Kabupaten Bandung Barat (KBB) mulai hari ini Jumat (1/9/2023) kembali dibuka

Oleh karna itu, pihaknya pun menyambut baik dengan dibukanya TPA Sarimukti. Meskipun pengiriman masih dibatasi. Namun keputusan tersebut memberikan angin segar. Terlebih, untuk penanganan darurat sampah di wilayah Bandung Raya.

“Kalau memang hari ini (TPA Sarimukti) sudah bisa beroperasional kembali, kami ucapkan terima kasih kepada pak gubernur dan jajaran khususnya kepala DLH Jabar yang sudah bekerja keras untuk kembali mengaktifkan TPA Sarimukti, ini sangat menguntungkan bukan hanya untuk kota bandung tapi juga Cimahi, kabupaten bandung dan KBB,” ungkapnya.

Kembali Batal, Pemkot Bandung Akan Terus Cari Lahan TPA Darurat

Saat disinggung jumlah pengangkutan ritase sampah ke TPA Sarimukti, pihaknya pun mengaku belum mengetahui secara detail. Namun Ema menyebut biasanya dalam satu hari bisa mengangkut 241 ritase.

“Saya belum tau, yang jelas kita biasanya 241 ritase per hari, tapi kalau sekarang itu sangat tidak mungkin. karena itu ritasenya dari pagi sampai malam, ini kan masih setengah hari jadi kemungkinan 30 persen dari total yang biasa terangkut,”ujarnya.

Ema menambahkan, meskipun masih ada pembatasan di TPA Sarimukti. Pihaknya pun akan terus berupaya untuk mengatasi tumpukan sampah di kota Bandung

“Alhamdulillah lah, yang penting ini kita bisa bergerak dan sampah tidak terus tertimbun. karena pikiran kita belakangan ini hampir 100
persen tercurah kesana (persoalan sampah), makanya saya terus keliling, untuk daya tampung kan sudah ada yang dialihkan ke lahan dishub di ciwastra, kemudian juga di gedebage juga lubang lubang pengurai sudah mulai diisi, lumayan lah mengurangi sampah organik. kalau sudah penuh pasti ditimbun lagi, dan saya yakin itu bisa menyuburkan lahan disana,”pungkasnya.

(Yusuf Mugni)

BERITA TERKAIT
- Advertisment -
Google search engine

BERITA POPULER